cara menanam jagung agar buahnya besar

Kamu pasti telah kenal satu diantaranya komoditas pangan substitusi beras yang berikut ini, jagung namanya. Cara menanam jagung agar buahnya besar apa anda sudah tahu bagaimana?

Ada sekian banyak cara sebetulnya, kamu bisa mencoba yang termudah buat dijalankan. Kurang lebih bagaimana tekniknya? Langsung kita baca bersama cara menanam jagung agar buahnya besar yang benar dan baik di bawah ini.

Cara menanam jagung agar buahnya besar yang baik dan benar

cara menanam jagung agar buahnya besar
cara menanam jagung agar buahnya besar

Dalam menanam jagung, ada cara yang penting yang harus kamu kerjakan. Mulai dengan awal mula saat menyeleksi benih, pemrosesan tempat, pemupukan, hingga selanjutnya pemanenan.

Berikut di bawah ini sejumlah langkahnya

1.Penyeleksian Benih

Cara menanam jagung agar buahnya besar yang pertama ialah dengan menyeleksi benih jagung yanga kana ditanam. Penyeleksian benih ini perlu dijalankan biar hasilnya punyai kwalitas yang berbuah banyak dan tinggi. Benih yang dipakai baiknya berawal dari jagung yang sehat dan tak terserang penyakit. Putuskan pula benih dari varietas yang bagus.

Benih yang diputuskan juga mempunyai pengaruh pada cara tanamnya. Tidak tahu kamu pengen menunjuk benih jagung manis, bisi 2, bisi 18, pioneer p21, hibrida, bonanza f1, atau type benih lainnya.

Ada berbagai perihal yang harus jadi perhatian ketika menyeleksi biji jagung atau benih.

  1. Pakai benih masih yang fresh dan dari jagung berkualitas.
  2. Gunakan type jagung yang telah tercatat atau bersertifikasi di Sekretariat Jenderal Kementrian Pertanian.
  3. Jangan gunakan benih yang kecambahnya buruk, terserang hama dan penyakit.

Kalau kamu menyeleksi benih seperti panduan di atas, mudah-mudahan hasil jagungnya besar dan banyak.

2. Pemrosesan Lahan


Cara menanam jagung agar buahnya besar yang kedua yaitu pengolahan lahan. Setelah kamu tentukan bibit yang dapat ditanamkan, cara sesudah itu ialah menggarap lahan. Tempat butuh diolah saat sebelum kita menanam jagung biar produk yang dibuat lebih baik dan memiliki kualitas.

  • Cangkul tanah biar bertambah gembur maka dari itu aliran oksigen di tahan jadi baik. Sehabis pencangkulan, biarkan lebih dahulu tanah sepanjang lebih kurang satu pekan.
  • Saat pencangkulan, ingat buat bersihkan tempat dari tanaman gulma atau pengganggu. Ukur pH tanah, kalaupun tanah punyai tingkat keasaman yang tinggi (pH kurang dari 5), kamu dapat menambah kapur dolomit (jumlahnya 1 ton / 2 hektar lahan).
  • Imbuhkan pupuk kandang buat gizi tanah biar tingkat kesuburannya bertambah.
  • Siapkan tempat buat drainase air biar tempat tak digenangi oleh air.

3. Pembuatan bedengan Dan Lubang Tanam


Pembuatan bedengan merupakan tahap penting dalam cara menanam jagung agar buahnya besar. Bedengan ini berfungsi buat drainase lahan. Kalaupun kamu menanam jagung manis, tidak usah membuat bedengan, cukup drainase biar kubangan air bisa mengucur.

Untuk bedengan itu sendiri, lebarnya lebih kurang satu meter dan ketinggiannya 20-30 cm. Panjang bedengan disinkronkan dengan tempat yang dapat dipakai buat menanam jagung.

Jika bedengan telah dibentuk, sesudah itu buat lubang tanam. Lubang buat menanam biji jagung ini kedalamannya lebih kurang 5 cm. Mengatur jarak tanam jagung di antara lubang tanam di antara 50-70 cm biar tanaman bisa tumbuh dengan baik.

Baca juga : Cara menanam kangkung di polybag, simak agar hasil melimpah!

4. Penanaman Jagung


Kalau kamu pertama menanam jagung, baiknya penanaman mulai saat awal mula musim hujan. Arahnya tentunya biar biji bisa tumbuh secara bagus lantaran pengairan cukup.

Kamu sebetulnya juga dapat mengerjakan penanaman saat musim kemarau, namun cara menanam jagung pada musim kemarau harus memperhatikan pengairannya. Pengairan saat awal mula proses penanaman harus cukup biar biji yang ditanamkan dapat tumbuh dengan intensif.

Cara menanam jagung agar buahnya besar yakni dengan menanam 1-2 butir benih jagung di satu lubang tanam (kalaupun jagung manis cukup 1 buah per lubang tanam). Lantas, tutup lubang tanam dengan pupuk kompos. Siram beserta air yang cukup biar biji bisa tumbuh dengan baik.

Baca juga : Membuat kebun sayur di lahan sempit, murah dan sederhana

5. Pengairan Tempat


Pengairan tempat dijalankan dengan cara penggenangan, sisi yang terserang air cukup parit buat drainase saja, bukan seluruhnya lahan. Sehingga pengairan lahannya cukup hanya menyalurkan air melintasi drainase yang telah dibuat.

Air yang disalurkan didiamkan hingga sampai terserap ke bedengan tanah. Kalau tanah di tempat telah basah, cukup alirkan air dan mengeluarkan melintasi aliran drainase.

Juga ada cara menanam jagung yang lain dapat kamu pakai buat pengairan tempat jagung. Kamu dapat gunakan metoda kubangan, style sistem, pengairan dari sisi bawah permukaan, springkler, atau metoda tetes air.

Baca juga : Cara menanam strawberry hidroponik, mudah hasil melimpah!

6. Penyulaman Tanaman

Penyulaman merupakan tehnik perawatan jagung di mana dijalankan pemeriksaan kepada bibit jagung dalam tempo lebih kurang satu pekan. Pemeriksaan ini dijalankan buat menegaskan kalaupun bibit yang tumbuh baik dan pada kondisi normal.

Kalaupun saat penyulaman ditemui bibit yang cacat atau mungkin kurang baik, baiknya dijalankan pembibitan ulangi pada bibit itu. Arahnya tentunya biar tanaman bisa tumbuh secara bagus dan penggunaan lahannya lebih maksimal.

7. Penyiangan dan Pembubuhan


Kalau tanaman berumur lebih kurang 2 minggu mulai sejak saat tanam pertama, waktunya buat membersihan rumput liar yang mulai meninggi di kitaran tanaman jagung. Tekniknya cukup hanya mengambil gulma gunakan cangkul kecil atau tangan.

Cukup membersihkan gulma gunakan tangan ya, tidak butuh gunakan pestisida, manalagi kalaupun kamu menanam jagung manis. Agar hasil panen maksimum, penyiangan dijalankan manual saja, tiada pestisida, jadi hasil jagungnya jadi organik.

Di selang proses penyiangan, kamu dapat mengerjakan proses pembubuhan. Proses pembubuhan ini ditujukan biar tanaman tak simpel jatuh di saat telah mulai tumbuh besar.

Cara mengerjakan pembubuhan yakni dengan menyatukan tanah di kitaran tanaman mengarah tangkai jagung maka dari itu membuat gundukan biar tanaman kuat berdiri. Proses pembubuhan ini dijalankan di saat umur tanaman lebih kurang 1 bulan sehabis ditanam.

Baca juga : Masa panen porang, penting diketahui agar hasil maksimal!

8.Penyiraman


Penyiraman menjadi hal penting dalam cara menanam jagung agar buahnya besar supaya berhasil. Penyiraman pula butuh dijalankan di saat ada musim kemarau. Dengan tujuan buat mengawasi kelembapan tanah biar tak kekurangan air. Oleh karena ada air, perkembangan tanaman juga lebih intensif.

9. Pemupukan


Pemupukan sebetulnya telah dijalankan awal kalinya, adalah dengan memberi pupuk kandan dalam proses pemrosesan tanah ataupun saat penanaman biji.

Tidak hanya itu, pemupukan dijalankan pula pada umur tanam telah menggapai dua bulan biar panen melimpah. Pemupukan ini dibutuhkan buat kembalikan bagian hara tanah, seperti kalium, fosfat, dan nitrogen.

Kamu dapat gunakan pupuk organik seperti pupuk pupuk bokashi atau kandang. Atau, bisa pula gunakan pupuk produksi, yang perlu sama menyuburkan tanah.

10. Pengaturan Hama


Hama dan penyakit rata-rata juga menggempur tempat yang ditanam jagung. Oleh karena itu, kita butuh mengerjakan pengaturan kepada penyakit dan hama.

Rata-rata, hama yang menggempur tanaman jagung merupakan hama ulat tongkol, kutu pengerek tangkai, dan daun. Setiap hama tentunya tidak serupa cara pengurusannya.

Hama Ulat Tongkol

Hama ini sama dengan namanya, dapat menggempur tongkol jagung. Penghambatan dari hama ini pastilah dengan buang jagung yang sudah telanjur diserang.

Seterusnya, kita butuh mengamati kembali perkembangan tanaman biar pada musim tanam selanjutnya dapat mengelit gempuran ulat tongkol.

Kutu Daun

Kutu daun pasti akan menggempur daun dari tanaman jagung. Kutu ini dapat keluarkan cairan seperti embun pada daun dan membuat daun jadi punya warna hitam.

Buat penanggulangan, kamu dapat memberi lawan alami dari kutu daun ini. Lawan dari kutu daun merupakan Lysiphlebus Mirzai dan Miscraspis sp.

Pengerek Tangkai

Kecuali tongkol jagung dan daun, tangkai tanaman pula tidak lolos dari gempuran hama. Tangkai dapat dikonsumsi oleh pengerek tangkai hingga sampai jadi remuk.

Kalau tanaman kamu telah terserang hama ini, baiknya kerjakan perputaran tanaman. Kalau dirasakan menyusahkan, kamu dapat memberi lawan alami hama ini, adalah Euborellia Annulata.

11. Pemanenan


Tahap terakhir dari cara menanam jagung agar buahnya besar ialah pemanenan. Setelah kita menjaga secara bagus tanaman jagung, karenanya waktunya kita panen. Pemanenan ini dijalankan di saat telah masuk hari ke 65-75 dari dimulai tanam biji.

Proses pemanenannya cukup ringan dijalankan, kamu cuman perlu memutar sisi tongkol jagung biar terpisah di antara buah jagung dengan batangnya.

Biar tidak salah panen, ada sekian banyak tanda-tanda yang dapat kamu saksikan, buat memilah jagung yang telah belum dan manis.

  • Usia tanaman jagung rata-rata di antara 65-75 hari.
  • Klobot jagung telah mulai mengering.
  • Di sisi dasar biji ada susunan punya warna hitam.
  • Warna daun kebanyakan punya warna sedikit jadi kering dan kuning. Namun, kalaupun kamu gunakan varietas Bima, karenanya daun tanamannya akan selalu hijau meski jagung telah tua.

Demikian ulasan mengenai cara menanam jagung agar buahnya besar, mudah sekali bukan?. Selamat mempraktekan dan semoga bermanfaat.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *